Contents
Libur Lebaran merupakan momen yang seru, tetapi juga menguras dompet. Ada banyak pengeluaran yang perlu disiapkan seperti mudik, zakat, bagi-bagi THR, serta belanja keperluan Hari Raya. Alhasil, tabungan jadi seret, arus kas juga macet, padahal gajian masih beberapa hari lagi. Supaya keuanganmu tetap aman pasca Lebaran, ikuti tips pengelolaan keuangan berikut ini.
1. Evaluasi Pengeluaran Saat Lebaran
Sama seperti memperbaiki barang yang rusak, kamu perlu tahu penyebabnya sebelum bisa menemukan solusinya. Periksa kembali pengelolaan keuanganmu selama Lebaran. Apa saja pos pengeluaran yang membengkak atau yang sebenarnya bisa dihilangkan sepenuhnya. Dengan demikian, kamu tidak akan jatuh di lubang yang sama.
Baca Juga: Mengenal Spaving, Saat Promo Belanja Jadi Pemicu Keborosan
Setelahnya, hitung kembali dana yang kini tersisa. Apakah cukup untuk untuk memenuhi kebutuhanmu sampai gajian selanjutnya?
2. Rombak Anggaran Bulanan
Jika uang yang tersisa masih cukup untuk beberapa minggu ke depan, mulailah membagi uang tersebut ke dalam beberapa pos pengeluaran primer. Utamakan kebutuhan seperti makan, tagihan, dan transportasi. Sementara pengeluaran lainnya bisa kamu batasi atau abaikan dulu sampai keuanganmu sudah membaik.
Lalu, bagaimana jika ternyata uang yang tersisa tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan setelah Lebaran? Waktunya menerapkan cara hidup hemat. Kencangkan sabukmu dan batasi pengeluaranmu secara besar-besaran. Misalnya, tidak lagi beli kopi di kafe, bawa bekal ke kantor, naik transportasi umum ketimbang kendaraan pribadi.
3. Cari Celah untuk Dapat Harga Murah
Pengeluaran besar bisa kamu tekan dengan cara selain berhemat, loh, asalkan kamu mau mengerahkan upaya lebih. Ambil tagihan internet atau TV kabel sebagai contoh. Kamu bisa bernegosiasi harga dengan penyedia layanan atau menanyakan paket lain yang lebih sesuai dengan kebutuhanmu.
Apabila kamu ada kebutuhan mendesak, seperti furniture atau elektronik yang harus segera diganti, kamu bisa menggunakan opsi pembayaran yang lebih fleksibel. Gunakan cicilan tanpa kartu kredit seperti Danakini Finance yang menawarkan bunga 0%. Jadi, belanjaanmu tidak akan membebani kondisi keuanganmu sekaligus.
Baca Juga: 5 Keuntungan Belanja dengan Cicilan Tanpa Kartu Kredit
4. Tangkap Peluang Mendapatkan Pendapatan Tambahan
Salah satu konsep dasar pengelolaan keuangan adalah tambah pendapatan jika pengeluaran sudah tidak bisa lagi ditekan. Sekarang ada banyak cara menambah penghasilan, tergantung jenis pekerjaan apa yang menarik minatmu. Kamu bisa ambil tawaran pekerjaan lepas (freelance) yang sesuai hobi dan bakat. Atau, buat bisnis kecil-kecilan dengan modal minim, seperti menjadi affiliate marketer atau jualan produk asuransi.
Baca Juga: Wajib Tahu! 5 Hobi yang Menghasilkan Uang
5. Buat Tujuan Finansial (yang Berskala Kecil)
Ambil langkah perlahan untuk membenahi keuanganmu. Tidak perlu sampai muluk-muluk, kamu bisa buat aspirasi keuangan yang realistis dan mudah untuk dicapai. Contohnya, mengumpulkan dana darurat senilai Rp5 Juta, membuka rekening deposito, atau tidak jajan selama seminggu penuh. Terkesan kecil, tapi akan membantumu menerapkan pengelolaan keuangan yang lebih stabil.
Lakukan langkah-langkah pengelolaan keuangan di atas secara disiplin agar finansialmu kembali sehat pasca Lebaran. Nah, jadikan ini juga pelajaran agar dompetmu tidak tekor saat Lebaran tahun depan.

