Contents
Jika dulu emas dan mata uang asing jadi produk investasi populer, kini trading card game merebut takhta tersebut. Koleksi kartu yang harga belinya mulai dari puluhan ribu rupiah saja bisa dijual dengan keuntungan berkali-kali lipat tergantung dengan kondisi dan kelangkaannya. Bahkan belakangan ini, konten kreator Logan Paul berhasil menjual salah satu kartu pokemon termahal dan meraup $16,4 juta!
Sayang banget, kan, kalau trading card milikmu rusak atau hilang karena tidak disimpan dengan benar. Biar aman, ikuti tips untuk menjaga kondisi koleksi kartu TCG kamu berikut ini.
Baca Juga: Wajib Tahu! 5 Hobi yang Menghasilkan Uang
1. Lindungi dengan Sleeve Sejak Hari Pertama
“Musuh” terbesar kolektor kartu adalah udara, dan ia selalu ada di sekeliling kita. Oksigen perlahan mengoksidasi tinta pada kartu dan melemahkan lapisan kertas. Jadi, segera masukkan trading card ke dalam sleeve yang bebas asam (acid-free). Jika kartu ini bernilai tinggi dan kamu berniat akan menjualnya nanti, masukkan lagi ke dalam toploader kaku. Ingat, selalu masukkan kartu ke dalam sleeve terlebih dahulu sebelum ke dalam toploader agar lapisan luarnya tidak tergores.
2. Hindari Bahan PVC
Jangan mudah tergiur dengan harga murah. Masalahnya, sebagian besar binder dan sleeve yang harganya di bawah pasaran terbuat dari PVC (polyvinyl chloride). Bahan ini mengeluarkan zat kimia yang dapat meninggalkan noda lengket permanen pada kartu permukaan kartu. Karena itu, selalu cek apakah binder dan sleeve yang kamu beli punya label “bebas PVC” (PVC-free).
3. Jauhkan dari Cahaya Matahari
Paparan sinar UV dapat membuat warna dan hologram pada trading card memudar, alhasil menurunkan grade-nya. Sebaiknya, simpan di dalam brankas seperti Krisbow Sync Smart Brankas Besi Layar Sentuh agar dapat sepenuhnya terjaga dari panas dan cahaya matahari langsung. Konstruksi bahan steel dapat meminimalisir ketidakseimbangan suhu dan kelembapan udara.
Dapatkan Krisbow Sync Smart Brankas Besi Layar Sentuh di AZKO dan nikmati promo cicilan bunga 0%* dari Danakini Finance. Tanpa kartu kredit, hanya perlu KTP untuk pengajuan. Mulai dengan download aplikasi Danakini Finance di sini.
4. Jaga Suhu dan Kelembapan Ruangan
Idealnya, trading card disimpan di ruangan dengan suhu stabil sekitar 18°- 22° Celcius dengan kelembapan di bawah 50%. Perubahan suhu yang drastis atau kelembapan udara yang terlalu tinggi bisa membuat kartu melengkung. Tidak hanya itu, lem pada card sleeve juga bisa mengembang.
Sebagai kolektor kartu, pertimbangkan untuk memasang dehumidifier di area penyimpanan trading card. Gunakan Krisbow Sync Smart Dehumidifier 50 Liter dengan pengaturan waktu, notifikasi jika tangki sudah penuh, dan mode senyap. Kamu bisa dengan mudah memegang kendali secara jarak jauh lewat aplikasi Krisbow Sync. Yuk, beli di AZKO sekarang dengan promo cicilan bunga 0% dari Danakini Finance!
5. Jangan Tumpuk Kartu
Kesalahan umum yang dilakukan kolektor kartu pemula adalah menumpuk kartu-kartu berharga mereka begitu saja di dalam laci. Walaupun sudah disimpan di dalam sleeve, tekanan dari berat kartu bisa meninggalkan lekukan halus. Solusinya, simpan di dalam storage box dengan posisi kartu berdiri vertikal. Kamu bisa menempatkan divider di setiap sela antara kartu.
Jadi, begitu kartu dikeluarkan dari booster-nya, segera terapkan tips menyimpan koleksi trading card di atas. Sebab, kerusakan pada kartu hampir tidak pernah bisa diperbaiki sepenuhnya.

